Tujuan PLP Adaptif adalah sebagai wahana bagi mahasiswa calon guru untuk berlatih agar memiliki kemampuan memperagakan kinerja dalam situasi nyata, baik dalam kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya sesuai tuntutan standar pendidikan nasional/Lembaga. Setelah mengikuti kegiatan PLP Adaptif para mahasiswa diharapkan dapat memantapkan kompetensi akademik kependidikan dan bidang studi yang disertai dengan kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir tingkat tinggi melalui kegiatan sebagai berikut: 1) menelaah kurikulum dan perangkat pembelajaran yang digunakan guru; 2) menelaah strategi pembelajaran yang digunakan guru; 3) menelaah sistem evaluasi yang digunakan guru; 4) membantu guru dalam mengembangkan RPP, media pembelajaran, bahan ajar, dan perangkat evaluasi; 5) menelaah pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembelajaran; 6) latihan mengajar dengan bimbingan guru pamong dan dosen pembimbing dengan tujuan merasakan langsung proses pembelajaran, serta pemantapan jati diri calon pendidik; 7) melaksanakan tugas-tugas pendampingan peserta didik dan kegiatan ekstrakurikuler; 8) membantu guru dalam melaksanakan tugas-tugas pekerjaan administasi guru; dan 9) Menelaah pola belajar dengan cara baru di tengah pandemi Covid-19.

Falsafah Tri Hita Karana sebagai Landasan Undiksha Unggul

Strategi Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19

Pemanfaatan Media Pembelajaran Daring

Panduan Penggunaan Sistem PPL

FAQ Terkait Kegiatan PLP Adaptif

1Berapa lama kegiatan PLP Adaptif di sekolah mitra berlangsung?
8 minggu efektif, dari 13 Agustus 2021 sampai dengan 9 Oktober 2021
2Apa yang dilakukan setelah mengikuti pembekalan?
1) Mengunduh surat pengantar (dan lampiran) untuk diserahkan kepada pihak sekolah/Kepsek. 2) Mengajukan permohonan untuk mendapatkan Guru Pamong. 3) Menginput identitas guru pamong pada sistem 4) Melengkapi identitas sekolah dan kepala sekolah yang masih belum lengkap pada sistem
3Bolehkah guru pamong belum PNS?
Boleh dengan tetap mengacu pada syarat-syarat sebagaimana yang diatur dalam buku pedoman.
4Apakah guru pamong dan kepala sekolah mendapatkan sertifikat?
Ya. Karena itu, silakan mengisi data sesuai kebutuhan yang ada di sistem.
5Berapa minimal jam mengajar minimal yang harus dilakukan?
Minimal 2 kali dalam seminggu dengan durasi waktu minimal 1 jam pelajaran di setiap sesi.
6Bagaimana bimbingan dilakukan?
Bimbingan dapat dilakukan melalui fitur yang ada pada sistem dan dibantu dengan bimbingan melalui media yang lain, seperti WA, email, dll.
7Bagi daerah zona hijau, bolehkah pembelajaran dilaksanakan secara tatap muka?
Kebijakan menyesuaikan dengan situasi dan aturan sekolah/dinas setempat
8Apa saja yang perlu dilakukan di minggu pertama (masa observasi dan orientasi)?
Selain mengisi data (sekolah, kepela sekolah, dan guru pamong), juga menyusun program kerja sesuai keadaan sekolah dengan melakukan konsultasi penyusunan dengan guru pamong dan dosen pembimbing.
9Berapa kali dosen pembimbing dan guru pamong menginput nilai latihan pada sistem?
Minimal 2 kali
10Berapa kali bimbingan dengan dosen pembimbing?
3 kali (di luar ujian). Satu kali pada saat masa orientasi dan observasi. Dua kali saat latihan mengajar.
11Apa yang dinilai dalam PLP Adaptif?
Ada 4 komponen: (1) Perencanaan pembelajaran, (2) Pelaksanaan pembelajaran, (3) Kompetensi kepribadian dan sosial, dan (4) blog
12Kapan ujian dilaksanakan?
Pada minggu ‘ujian’ yang telah ditetapkan dan telah memenuhi syarat minimal jam mengajar.
13Bagaimana ujian dilaksanakan?
Pengaturan ujian dikonsultasikan dengan guru pamong dan dosen pembimbing.
14Apakah ada kuliah selama mahasiswa melaksanakan praktik?
Tidak, PPL menggunakan sistem blok. Kuliah baru dilaksanakan setelah PPL berakhir.