Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha melalui Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Pengembangan Sumber Belajar Berbasis AI untuk Standarisasi dan Migrasi Mata Kuliah Unggulan ke SPADA Indonesia Tahun 2026 pada 18–20 Februari 2026 bertempat di Ruang Vicon Gedung UPA TIK Undiksha.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung transformasi pembelajaran digital serta akselerasi rekognisi nasional melalui platform SPADA Indonesia. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas, inovasi, dan standarisasi konten pembelajaran daring agar memenuhi kriteria nasional.
Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Undiksha, Prof. Dr. Gede Rasben Dantes, S.T., M.T.I., yang dalam sambutannya menegaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam pengembangan sumber belajar merupakan langkah strategis dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital. Beliau juga menekankan pentingnya kesiapan dosen dalam menghasilkan konten pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan memenuhi standar nasional agar mata kuliah Undiksha mampu bersaing di tingkat nasional melalui SPADA Indonesia.
Sementara itu, Kepala LPMPP Undiksha, Prof. Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas dosen dalam memproduksi media pembelajaran berbasis AI. Ketua Program Pengembangan Sumber Belajar, Prof. Dr. I Gde Wawan Sudatha, S.Pd., S.T., M.Pd., turut menjelaskan teknis pelaksanaan pelatihan yang dirancang dalam bentuk pendampingan intensif selama tiga hari.
Adapun narasumber pada kegiatan ini adalah Dr. Hartoto, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Negeri Makassar. Dalam sesi pemaparan, beliau memberikan arahan terkait standarisasi konten pembelajaran agar memenuhi kriteria kurasi nasional SPADA Indonesia, serta berbagi pengalaman praktik terbaik dalam pengembangan course daring yang berkualitas.
Pada hari pertama, peserta memperoleh pengenalan AI NotebookLM untuk produksi media pembelajaran, dilanjutkan dengan pembahasan checklist standar konten SPADA Indonesia serta praktik penyusunan narasi, ringkasan materi, dan script media berbasis AI.
Hari kedua difokuskan pada produksi konten lanjutan serta integrasi media ke dalam Learning Management System (LMS) sesuai standar SPADA. Peserta juga mendapatkan arahan dari narasumber terkait standarisasi konten agar dapat lolos proses kurasi nasional.
Memasuki hari ketiga, kegiatan diarahkan pada penyempurnaan course, finalisasi checklist kelayakan, serta simulasi dan proses unggah mata kuliah ke platform SPADA Indonesia. Kegiatan ditutup dengan evaluasi dan komitmen tindak lanjut untuk memastikan keberlanjutan pengembangan mata kuliah unggulan di lingkungan Undiksha.
Pelatihan ini diikuti oleh dosen dari berbagai fakultas di lingkungan Undiksha, sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendorong transformasi pembelajaran digital yang inovatif, terstandar, dan berdaya saing nasional.

















